Wisata
Air Terjun “Riam Hanai”
Wisata
air terjun Riam Hanai di kawasan balai adat Malaris Desa Loklahung
kecamatan Loksado, merupakan air terjun yang sangat deras dengan
ketinggian lebih kurang 4 meter.Terlebih pada ujung air terjun
langsung menghantam dinding batu sehingga dari kejauhan air terjun
ini nampak seperti berkelok,ditambah lagi dengan suasana yang sunyi
dan pesona alam yang indah.
Untuk
menuju kelokasi objek wisata Riam Hanai ini, setelah dari pertigaan
desa Hulu Banyu belok kanan. Dari pertigaaan tersebut, jarak yang
ditempuh sekitar 7 km. Bagi anda yang menggunakan kendaraan roda 2
bisa langsung menuju riam melewati balai adat Malaris kemudian jalan
kaki kurang lebih 150 meter menuju lokasi, namun bagi anda yang
menggunakan kendaraan roda 4 terpaksa singah di depan desa Loklahung
dan jalan kaki 300 meter menuju lokasi.
Air
terjun Hanai atau masyarakat setempat menyebutnya dengan air Terjun
Riam Hanai ini adalah salah satu dari air terjun yang ada di
kecamatan Loksado. Air terjun yang memiliki palung yang tergolong
dalam ini sangat diminati oleh pra wisatawan domestik maupun
mancanegara. Air terjun yang sangat cantik ini pantas dijadikan objek
foto bagi para fotografer atau pengunjung yang ingin berfoto-foto .
Banyak
aktivitas lain yang dapat dilakukan di kawasan air teerjun ini. Salah
satunya adalah rafting ala loksado, yakni bamboo rafting. Bamboo
rafting, atau dalam bahasa Loksado dikenal denan nama “Balanting
Paring”,merupakan petualangan menyusuri sungai menggunakan rakit
bambu. Aktivitas wisata balanting paring bermula dari tradisi petani
bambu di Loksado. Para petani ini memiliki kebiasaan menjual bambu ke
kota Kandangan dengan cara mengikat bambu-bambu tersebut dalam bentuk
rakit untuk kemudian di hanyutkan di Sungai Amandit. Dalam satu rakit
biasanya memakai 50 hingga 70 bambu yang bisa disusun dengan rapi.
Pada
setap bulan Desember bertepatan dengan peringatan hari jadi Kabupaten
HSS (Hulu Sungai Selatan),festival lanting pun digelar . Biasanya
festival ini , lebih dari 50 lanting hias akan berarak dari Loksado
sampai ke Kandangan sambil diiringi dengan lagu-lagu tradisional.
Tentunya tradisi unik balanting ini menjadi salah satu lomba yang di
selenggarakan juga pada peringatan hari jadi daerah ini.
Mengunjungi
kawasan air terjun sambil menikmati tradisi unik masyarakat sekitar
tak sering Anda jumpai di kawasan wisata lainnya. Maka tak ada
salahnya jika Anda mencobauntuk mengunjungi Air Terjun Riam Hanai
bersama keluarga maupun dengan teman.
