Minggu, 30 November 2014

Air Terjun Riam Hanai

Wisata Air Terjun “Riam Hanai”





Wisata air terjun Riam Hanai di kawasan balai adat Malaris Desa Loklahung kecamatan Loksado, merupakan air terjun yang sangat deras dengan ketinggian lebih kurang 4 meter.Terlebih pada ujung air terjun langsung menghantam dinding batu sehingga dari kejauhan air terjun ini nampak seperti berkelok,ditambah lagi dengan suasana yang sunyi dan pesona alam yang indah.




Untuk menuju kelokasi objek wisata Riam Hanai ini, setelah dari pertigaan desa Hulu Banyu belok kanan. Dari pertigaaan tersebut, jarak yang ditempuh sekitar 7 km. Bagi anda yang menggunakan kendaraan roda 2 bisa langsung menuju riam melewati balai adat Malaris kemudian jalan kaki kurang lebih 150 meter menuju lokasi, namun bagi anda yang menggunakan kendaraan roda 4 terpaksa singah di depan desa Loklahung dan jalan kaki 300 meter menuju lokasi.
Air terjun Hanai atau masyarakat setempat menyebutnya dengan air Terjun Riam Hanai ini adalah salah satu dari air terjun yang ada di kecamatan Loksado. Air terjun yang memiliki palung yang tergolong dalam ini sangat diminati oleh pra wisatawan domestik maupun mancanegara. Air terjun yang sangat cantik ini pantas dijadikan objek foto bagi para fotografer atau pengunjung yang ingin berfoto-foto .
Banyak aktivitas lain yang dapat dilakukan di kawasan air teerjun ini. Salah satunya adalah rafting ala loksado, yakni bamboo rafting. Bamboo rafting, atau dalam bahasa Loksado dikenal denan nama “Balanting Paring”,merupakan petualangan menyusuri sungai menggunakan rakit bambu. Aktivitas wisata balanting paring bermula dari tradisi petani bambu di Loksado. Para petani ini memiliki kebiasaan menjual bambu ke kota Kandangan dengan cara mengikat bambu-bambu tersebut dalam bentuk rakit untuk kemudian di hanyutkan di Sungai Amandit. Dalam satu rakit biasanya memakai 50 hingga 70 bambu yang bisa disusun dengan rapi.
Pada setap bulan Desember bertepatan dengan peringatan hari jadi Kabupaten HSS (Hulu Sungai Selatan),festival lanting pun digelar . Biasanya festival ini , lebih dari 50 lanting hias akan berarak dari Loksado sampai ke Kandangan sambil diiringi dengan lagu-lagu tradisional. Tentunya tradisi unik balanting ini menjadi salah satu lomba yang di selenggarakan juga pada peringatan hari jadi daerah ini.
Mengunjungi kawasan air terjun sambil menikmati tradisi unik masyarakat sekitar tak sering Anda jumpai di kawasan wisata lainnya. Maka tak ada salahnya jika Anda mencobauntuk mengunjungi Air Terjun Riam Hanai bersama keluarga maupun dengan teman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar